Kamis, 20 Oktober 2011

Universitas Indonusa Esa Unggul Pelopor Learning Gateway di Indonesia


BERDIRI di tempat yang strategis, di sisi jalan Tol Tomang-Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Universitas INDONUSA Esa Unggul, senantiasa menata diri untuk menjadi institusi pendidikan yang amanah sesuai perkembangan jaman. Langkah-langkah seperti perbaikan (sekaligus pengembangan) berbagai fasilitas menjadi realisasi komitmen segenap civitas akademika Universitas INDONUSA Esa Unggul. Transformasi pembangunan yang mengacu pada kemajuan teknologi informasi (TI) dewasa ini pun tidak tanggung-tanggung, tujuh mitra teknologi informasi terkemuka dirangkulnya. Mereka adalah : Microsoft, Toshiba, Intel, Andal Software, ADS, BIZNet, serta Knowledge Director. Kredibilitas para mitra itu merupakan suatu jaminan mutu teknologi dan layanan, yang akan meluruskan anggapan yang keliru dari masyarakat mengenai e-Learning. Sekarang masaih banyak orang salah mengira terhadap e-Learning. Pemahaman selama ini kalau sebuah institusi pendidikan (universitas atau akademi misalnya) mempunyai situs dan orang bisa mengaksesnya, maka diklaim bahwa kampus tersebut sudah menerapkan sistem e-Learning. Ini belum lengkap. “ ini nggak bener, salah! Website baru sebagian kecil dari sistem e-Learning campus, “ kata Louis Soputan, petinggi PT. Aneka Infokom Tekindo. Menurut dia, e-Learning adalah proses belajar mengajar yang tepat guna. Sistem e-Learning merupakan sistem pembelajaran melalui perangkat elektronik. Perangkat itu apa saja ? Ada yang namanya hardware , software, ada aplikasi. Ini memerlukan kolaborasi. Pepatah jaman dulu menyebutkan : jendela ilmu sangat terfokus pada pengajar. Padahal jendela ilmu adalah dunia dengan segala isinya. Ini yang mau difasilitasi dengan sistem e-Learning. Berkat dukungan teknologi informasi (IT) mahasiswa bisa lebih merasakan kualitas pengajaran yang lebih baik.

Universitas INDONUSA Esa Unggul berani mengambil keputusan sebagai pelopor penerapan teknologi Learning Gateway di Indonesia. Ya, Universitas INDONUSA Esa Unggul merupakan kampus pertama yang menerapkan sistem Learning Gateway di Kampus Emas Internasional Universitas INDONUSA Esa Unggul mengkolaborasikan komunikasi dan distribusi materi kuliah berbasis web. Para mahasiswa akan merasakan lingkungan e-Learning campus yang sebenar-benarnya (The Real e-Learning  Campus), karena disamping dukungan sarana dan infrastruktur TI yang sangat lengkap, kolaborasi ini juga memberikan solusi TI untuk mempermudah proses pembelajaran.
Pihak Microsoft memberikan solusi Learning Gateway sebagai solusi menciptakan lingkungan e-Learning Campus menyeluruh  dengan bantuan dari Andal Software dengan produknya Andal AIMS. Ini strategi yang jitu dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar Presiden Direktur PT. Microsoft Indonesia , Tony Chen mengatakan Universitas INDONUSA Esa Unggul merupakan Perguruan Tinggi pertama di Indonesia yang menerapakan solusi Learning Gateway dari Microsoft. “ Learning Gateway meupakan sebuah kerangka kerja komunikasi , kolaborasi dan pengiriman data berbasis internet yang khusus dirancang untuk sistem pendidikan. Hal ini memungkinkan komunikasi interaktif dalam proses  pembelajaran yang dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, menerobos batas ruang dan waktu”, katanya.
Teknologi komputasi mobile Intel berkemampuan memberikan cara baru bagaimana orang mengajar, melakukan riset dan belajar, terutama tingkat universitas yang sangat mementingkan kolaborasi dan fleksibel. Bagi Intel, keterlibatannya dalam membangun e-Learning  Campus Universitas INDONUSA Esa Unggul  merupakan bagian dari Intel Mobile Initiative for Learning in Education (Intel MILE), yang secara berkesinambungan berusaha membantu  banyak universitas terkemuka di seluruh dunia. Menghilangkan “pembatas” yang biasanya didapatkan dari sistem konvensional. Kiprah Intel di dunia kampus daam rangka mendukung aktifitas transformasi menuju perpusatakan riset yang dapat diakses siapa saja dan kapan saja sehingga menghadirkan lingkungan yang lebih fleksibel bagi para mahasiswa dan dosen dalam proses belajar mengajar.
Dengan sistem baru ini diharapkan akan mampu meningkatkan kemampuan para dosen dalam mengelola tugas mengajar dan lebih memeberdayakan manusia untuk belajar sesuai kapasitas dan kecepatan mereka. Disatu sisi membantu para orangtua untuk lebih terlibat dalam pendidikan putra putri mereka.
Dengan penerapan Learning Gateway, para mahasiswa bisa merasakan suasana lingkungan kampus e-Learning  yang sesungguhnya. Oleh karena itu disamping adanya dukungan sarana dan infrastruktur informasi yang lengkap, kolaborasi ini memberikan solusi teknologi dalam mempermudah proses pembelajaran
 
Dengan Learning Gateway juga akan menjembatani kebutuhan mahasiswa, khususnya keefektivan dosen dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada para mahasiswa. Komunikasi interaktif bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, menerobos ruang dan waktu.”karena tuntutan lingkungan yang semakin kompleks dan adanya kemajuan teknologi komunikasi , memacu pergeseran dalam proses pembelajaran menjadi active and student centered learning. Fungsi dosen kini bukan hanya sebagai tutor, tetapi juga sebagai fasilitator.” kata Rektor Universitas INDONUSA Esa Unggul, Prof.DR.Hj.Kemala Motik Gafur. Dalam implementasinya Universitas INDONUSA Esa Unggul menggunakan Notebook Toshiba Satelite berprosesor Intel untuk koneksi wireless dari 60 akses poin yang dibangun oleh ADS untuk meng-cover seluruh area kampus. Semua notebook juga telah dilengkapi dengan sistem operasi Microsoft Windows XP dan Microsoft Office oleh Microsoft. Mahasiswa juga mendapatkan koneksi internet secara gratis bebas terbatas selama 24 jam perhari, tujuh hari perminggu dari BIZnet. Bebas disini maksudnya adalah mahasiswa boleh make (menggunakan) asal masih dalam areal kampus. Sedangkan pengertian terbatas, mahasiswa hanya akan bisa mengakses situs-situs yang diperkenankan, yakni yang ada hubungan dengan pengembangan ilmu pengetahuan.
Sistem baru ini bukan hanya proses belajar mengajar saja yang dibangun, melainkan juga  kualitas adiministrasi internal. Contohnya: dulu untuk mengambil suatu mata kuliah mahasiswa mesti mengantri di loket. Untuk melihat hasil ujian juga mesti ke loket, dan segala macam urusan administrasi kampus, yang tidak jarang mesti antri panjang. atau lebih makro lagi, misalnya mengapa fakultas ini merosot prestasinya, sehingga bisa segera diatas. Dengan sistem baru yang didukung 7 (tujuh) mitra teknologi informasi (Microsoft CS), selain aspek edukasinya yang dibangun juga sistem administrasinya yang disempurnakan. Misalnya, mahasiswa ingin mengambil mata kuliah, sudah bisa lewat internet. Juga untuk mengambil (melihat) hasil ujian semesteran.
“Sampai ke masalah track record si mahasiswa bisa dilihat di sistem ini. Misalnya , mengapa dia kok jadi jeblok, turun prestasi akademiknya? Ada indikator-indikator tertentu untuk mengetahuinya,“ kata M.H.Marta Adi Darma, Education Manager Public Sector PT. Microsoft Indonesia.

Dalam upaya meningkatkan mutu proses pembelajaran menuju e-Learning yang sesungguhnya dengan spirit True Commitment to Quality and Excellence Universitas INDONUSA Esa Unggul memiliki keunggulan sebagai berikut :
  1.  *Pertama di Indonesia…penerapan Microsoft Learning Gateway (MLG) Framework|sebuah kerangka kerja komunikasi interaktif antara dosen-mahasiswa dan antar mahasiswa berbasis web|materi perkuliahan dapat diakses kapan saja, dimana saja|mahasiswa didorong untuk belajar mandiri, aktif dan kreatif|meningkatkan kapasitas para dosen dalam mengelola perkuliahan|sekaligus membantu orang tua lebih terlibat dalam pendidikan putra-putrinya|
  2. Setiap mahasiswa baru diberikan Notebook TOSHIBA Satellite
  3. Kurikulum bertaraf Internasional yang diperkaya program pengembangan kompetensi dan ketrampilan yang bersertifikasi Nasional/Internasional, seperti SAP, Oracle, Alias, Minitab, Peradi dan LIA
  4. Kurikulum didesain agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya secara tepat waktu
  5. Gedung dan kelas dilengkapi oleh fasilitas multimedia + Wi-Fi, yang memudahkan mahasiswa untuk menyerap seluruh materi perkuliahan
  6. Perpustakaan dilengkapi dengan akses ke berbagai e-journal (ProQuest) dan e-book
  7. Lulusan UIEU memiliki TOEFL score 500
  8. Kompetensi kewirausahaan dan persiapan karir diberikan dalam 3 (tiga) tahap untuk meningkatkan kreatifitas, kemandirian dan daya saing alumni UIE